2 Jenis Penyakit Anggrek Paling Mematikan

2 Jenis Penyakit Anggrek Paling Mematikan – tanaman bunga Anggrek sering kali terserang oleh penyakit-penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Beberapa jenis penyakit yang sering menyerang tanaman  anggrek diantaranya adalah sebagai berikut.

Penyakit rebah kecambah Pada tanaman anggrek

Advertisements

Penyakit rebah kecambah disebabkan oleh cendawan. Cendawan penyebab penyakit ini menyerang bibit anggrek. Namun begitu, cendawan ini juga dapat menyerang tanaman anggrek dewasa. Hampir semua jenis anggrek sudah pernah diserang oleh penyakit rebah kecambah.

Beberapa diantaranya adalah Dendrobium, Vanda, Cattleya, Phalaenopsis, Paphiopedilum, dan masih banyak jenis anggrek lainnya.

Apakah penyakit rebah kecambah dapat menular pada tanaman anggrek yang sehat? Ya, penyakit rebah kecambah dapat menular pada tanaman anggrek yang sehat. Penularan cendawan penyebab penyakit ini melalui media air.2 Jenis Penyakit Anggrek Paling Mematikan

Tanaman yang seperti apa yang sering terserang oleh penyakit rebah kecambah? Tanaman yang memiliki sistem drainase yang tidak baik memudahkan cendawan penyebab penyakit rebah kecambah menyerang tanaman tersebut.

Selain itu, tanaman yang ditanam pada media pakis yang sudah rusak juga memudahkan cendawan untuk menyerang tanaman tersebut.Baca juga Perawatan Bunga Anggrek Supaya Berbunga Lebat

Untuk itu, sebelum penyakit rebah kecambah menyerang anggrek, sebaiknya sistem drainase harus diperbaiki. Selain itu, media tanaman yang telah rusak sebaiknya jangan dipakai untuk menanam anggrek. Sebab kedua hal tersebut memudahkan penyakit rebah kecambah menyerang anggrek.

Gejala apa yang ditimbulkan ketika anggrek telah terserang penyakit rebah kecambah? Gejala yang ditimbulkan adalah munculnya bercak kecil. Selain itu, pada permukaan daun berubah menjadi bening.

Advertisements

Pada awalnya cendawan akan menyerang bagian daun saja. Namun lama kelamaan cendawan akan menyerang pucuk daun. Jika dibiarkan terlalu lama, penyakit rebah kecambah dapat mematikan anggrek.

Ketika menemukan bibit anggrek yang sakit, sebaiknya langsung dibuang kemudian dibakar. Dengan cara begitu cendawan tidak akan menyerang bibit anggrek lainnya. Selain itu, bibit yang sehat sebaiknya dipisahkan dari bibit yang sakit dan diletakkan ditempat yang kering.

Kemudian bibit sehat diberikan cairan fungsida sesuai dosis. Pemberian cairan fungisida bertujuan agar cenddawan tidak menyerang anggrek yang sehat.

Jenis Penyakit buluk Pada anggrek

Penyakit buluk biasanya menyerang anggrek yang masih anakan. Yang paling sering dijumpai adanya penyakit buluk pada media kultur jaringan atau botol persemaian biji anggrek.

Disitulah penyakit buluk berkembang biak. Apa penyebab adanya penyakit buluk? Penyebab dari penyakit buluk adalah cendawan.Artikel terkait Merangsang Anggrek Supaya Berbunga Lebat

Mengapa cendawan dapat menyerang media kultur jaringan? Hal ini dikarenakan tidak sterilnya tutup yang digunakan untuk media kultur jaringan.

Pada awal penyerangan, cendawan ini berwarna putih dan sangat-sangat lembut. Namun, ketika sudah ada di dalam botol maka cendawan akan berubah menjadi berwarna hijau.

Penyerangan yang terlalu ganas akan menyebabkan biji anggrek menjadi tidak berkecambah lagi. Selain itu, penyebab lainnya adalah kegagalan pada persemaian.

Bagaimana cara mengendalikan cendawan penyebab penyakit buluk ini? Cara mengendalikannya adalah dengan mengeluarkan bibit yang ada di dalam botol.

Kemudian botol diisi larutan fungisida. Tunggu beberapa menit. Setelah itu keluarkan larutan fungsida dan botol dapat digunakan kembali.Inilah berbagai cara paling ampun dan mudah untuk membasmi 2 penyakit tanaman bunga anggrek seperti penjelasan di atas.demikian simak juga Pencegahan Hama Dan Penyakit Bunga Anggrek

Advertisements
2 Jenis Penyakit Anggrek Paling Mematikan | Penulis | 4.5