Bibit Jambu Biji Dengan Cangkok Okulasi

Bibit jambu biji dengan cangkok okulasi – Memperbanyak jambu biji bisa dilakukan dengan cara vegetatif dan generatif. Saat ini, yang paling banyak digunakan oleh petani di Indonesia dan di dunia adalah memperbanyak jambu biji dengan cara vegetatif.

Cara vegetatif dianggap lebih efektif daripada cara generatif. Karena itulah semua petani lebih memilih memperbanyak dengan cara vegetatif.

Advertisements

Memperbanyakan dengan cara vegetatif terbagi pula atas tiga cara, yaitu dengan cara sambung pucuk, okulasi, dan cangkok. Pada kesempatan kali ini, yang akan dibahas hanyalah okulasi dan cangkok.Bibit Jambu Biji Dengan Cangkok Okulasi

Menanam jambu biji dari bibit hasil okulasi

Seperti yang telah disebutkan di atas, teknik menanam jambu biji dari bibit hasil okulasi termasuk salah satu cara memperbanyak tanaman jambu biji secara vegetatif.

Teknik okulasi ini nantinya akan menghasilkan tanaman jambu biji yang berkualitas. Namun, untuk melakukan teknik okulasi ini, kita harus mempunyai keahlian khusus.

Keahlian khusus tersebut nantinya akan kita terapkan pada teknik okulasi. Tidak semua orang bisa melakukan teknik okulasi ini. Bahkan seseorang yang sudah mempunyai keahlian khusus pun terkadang bisa gagal dalam menjalankan teknik okulasi ini. Apalagi untuk orang yang belum bisa sama sekali melakukan teknik okulasi.

Lantas, bagaimana cara menanam jambu biji menggunakan teknik okulasi? Berikut ini akan dijelaskan teknik okulasi.

Advertisements
  • Carilah batang yang berusia sekitar 1 tahun.
  • Batang bawah yang telah didapatkan tadi, disayat menggunakan pisau sampai kedalaman 0,8 cm dan dengan panjang 5 cm.
  • Carilah entres yang memang benar-benar sehat. Cara mengetahui sehat dilihat dari cabangnya yang bercampur antara warna cokelat kehijauan. Cari juga mata tunas yang bentuknya padat.
  • Mata tunas yang telah dicari tadi, diletakkan di batang bagian bawah yang telah disayat tadi.
  • Mata tunas tersebut kemudian ditutup menggunakan plastik bening.
  • Pada usia 9 bulan, bibit bisa ditanam pada media pot atau lainnya.

Menanam jambu biji dari bibit hasil cangkok

Masyarakat yang ingin membudidayakan jambu biji sendiri biasanya sering melakukan teknik cangkok. Tidak hanya masyarakat biasa, petani jambu biji juga lebih banyak melakukan teknik cangkok daripada teknik lainnya.

Mengapa begitu? Sebab, teknik cangkok tidak memerlukan keahlian khusus untuk melakukannya. Persentase gagalnya pun lebih sedikit.

Cepatnya berbuah membuat sebagian petani dan masyarakat lebih memilih teknik mencangkok. Waktu memanen yang lebih cepat yaitu 7 bulan.

Selain itu, ada beberapa keunggulan, yaitu tanaman cepat membesarnya, keberhasilannya lebih terjamin, buah yang akan dihasilkan nantinya akan sama seperti induknya, serta cepat berbuah.

Bagaimana cara mencangkok tanaman jambu biji? Cara mencangkok tanaman jambu biji adalah:

  • Pilih batang yang sudah matang yang kemudian digunakan sebagai media mencangkok.
  • Kemudian, sayat batang menggunakan pisau dengan panjang 12 cm. Saat disayat, batang akan mengeluarkan lendir. Bersihkan lendir tersebut hingga tidak ada yang menempel lagi.
  • Letakan ZPT. Tujuannya untuk membuat akar.
  • Sayatan tadi kemudian ditutup dengan menggunakan media tanam.
  • Sayatan yang telah ditutup menggunakan media tanam, kemudian dibungkus lagi menggunakan plastik bening.
  • Setelah berusia tiga bulan setengah, barulah hasil pencangkokan tersebut bisa ditanam di media pot.

Okulasi dan cangkok merupakan cara paling cepat dan biasa di gunakan untuk mendapatkan bibit jambu biji berkualitas.selain itu,bibit asal cangkok juga tidak memerlukan waktu lama untuk langsung berbuah..

Advertisements
Bibit Jambu Biji Dengan Cangkok Okulasi | Penulis | 4.5