Cara Menanam Dan Budidaya Tanaman kapri

Cara Menanam Dan Budidaya Tanaman kapri – Kapri merupkan salah satu tanaman yang bisa dibudidayakan di pekarangan rumah. Mudahnya membudidayakan tanaman kapri ini membuat sebagian orang bisa melakukannya. Lantas, apa itu sebenarnya tanaman kapri? Kapri merupakan sejenis tanaman polong-polongan yang dapat hidup di daerah dataran tinggi.

Di dalam kapri terdapat banyak sekali kandungan zat gizinya seperti asam amino yang mudah dicerna dan kandungan protein. Tanaman kapri juga dimanfaatkan sebagai makanan ternak.

Yang digunakan untuk makanan ternak bukanlah kapri yang masih muda, melainkan kapri yang sudah tua dan sudah mengering. Sementara untuk kapri muda dimanfaatkan manusia sebagai sayuran.Cara Menanam Dan Budidaya Tanaman kapri

Advertisements

Cara Menanam Dan Budidaya Tanaman kapri

Bagaimana cara membudidayakan tanaman kapri ini? Cara membudidayakan tanaman kapri adalah sebagai berikut.

Syarat tumbuh

Sebelum membudidayakan tanaman kapri, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu syarat tumbuh bagi tanaman kapri. Apa-apa saja syarat tumbuh bagi tanaman kapri? Syarat tumbuh bagi tanaman kapri adalah sebagai berikut.

  • Daerah yang digunakan untuk membudidayakan kapri haruslah beriklim sejuk.
  • Selain itu, daerah tersebut harus memiliki tanah yang berkelembapan tinggi, tanah yang digunakan haruslah gembur, banyak mengandung humus, tidak mudah tergenang air, serta sistem drainase  maupun earasinya yang baik.

Mempersiapkan benih kapri

Setelah Anda tahu syarat tumbuh bagi tanaman kapri, selanjutnya persiapkan benih kapri. Benih kapri bisa didapatkan di toko penjual benih tanaman. Pilihlah benih yang berkualitas. Sebelum benih digunakan, sebaiknya rendam terlebih dahulu benih di dalam air yang dicampur dengan larutan fungisida.baca juga Menanam Dan Budidaya Buncis Di Pekarangan

Advertisements

Tahap penanaman kapri

Penanaman kapri dapat dilakukan dengan cara seperti berikut ini.

  • Gemburkan tanah terlebih dahulu dengan menggunakan cangkul.
  • Buatlah bedengan. Jarak yang ditentukan sesuai dengan lebar lahan yang Anda gunakan.
  • Buatlah lubang sedalam 20 cm.
  • Lubang tersebut berguna untuk memasukkan benih.
  • Benih yang harus dimasukkan di dalam satu lubang kira-kira sekitar 3 benih.
  • Setelah benih dimasukkan, tutuplah dengan menggunakan media tanam.

Tahap penanaman telah selesai dilakukan.

Tahap pemeliharaan kapri harian

Tanaman kapri merupakan tanaman yang harus dipelihara jika Anda menginginkan kapri yang berkualitas. Tahap pemeliharaan tanaman kapri diantaranya seperti penyiraman, pemupukan, dan pemberian turus.

Tanaman kapri merupakan tanaman yang butuh air untuk melangsungkan hidupnya. Tanaman kapri mendapatkan air melalui penyiraman yang dapat Anda lakukan setiap harinya. Apalagi pada musim kemarau. Tanaman memerlukan air yang lebih banyak lagi. Namun, ketika menyiramkan air jangan terlalu berlebihan dan jangan sampai air menggenang tanaman kapri.

Mengapa begitu? Sebab, apabila air sampai menggenang tanaman kapri, maka hama maupun penyakit akan berdatangan. Tanaman kapri merupakan tanaman yang peka terhadap genangan air yang berlebihan. Karena itulah, apabila air menggenang pada tanaman kapri, maka tanaman tersebut akan terserang penyakit maupun hama.

Untuk pemupukan sendiri dapat dilakukan secara bertahap. Sedangkan pemberian turus atau pemasangan turus dapat dilakukan pada saat penanaman berlangsung. Turus yang dipakai adalah bambu dengan ketinggian dua setengah meter.baca juga Cara Budidaya Menanam Kacang Panjang Pemula

Advertisements
Cara Menanam Dan Budidaya Tanaman kapri | Penulis | 4.5