Cara Menanam Sayuran Model Konvensional

Cara Menanam Sayuran Model Konvensional – Bertanam sayuran atau berkebun sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia. Bahkan menjadi mata pencaharian bagi masyarakat yang tinggi di pedesaan. Tidak hanya masyarakat pedesaan saja yang melakukan penanaman sayuran. Masyarakat kota juga bisa bercocok tanam sama seperti apa yang dilakukan oleh masyarakat pedesaan.

Kebayakan masyarakat kota menggunakan media pot untuk bertanam sayuran. Hal ini dikarenakan masyarakat kota tidak memiliki lahan yang luas untuk bertanam sayuran.

Advertisements

Bertanam sayuran harus dilakukan secara benar dan tidak boleh asal-asalan. Bertanam sayuran tidak lah memacu pada satu model penanaman saja, namun ada beberapa model penanaman yang mungkin bisa Anda pakai. Apa-apa saja model penanaman sayuran itu? Model penanaman contohnya seperti model konvensional dan model vertikultura.Cara Menanam Sayuran Model Konvensional

Kedua model ini banyak pakai oleh masyarakat perkotaan maupun masyarakat pedesaan. Anda bisa memilih salah satu dari kedua model tersebut sesuai dengan keinginan Anda. Pada kesempatan kali ini kita hanya akan membahas mengenai model penanaman konvensional. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai model penanaman konvensional, mari simak penjelasan di bawah ini.

Cara Menanam Sayuran Model Konvensional

Penanaman model konvensional ini lebih mengarah kepada penanaman sayuran pada umumnya. Moel konvensional ini banyak dipakai oleh para petani sayuran. Penanaman dengan menerapkan model ini yang perlu diperhatikan yaitu daerah penanaman, penyediaan bahan tanaman, dan pengolahan lahan. Ketiga hal tersebut haruslah diperhatikan jika Anda menggunakan penanaman model konvensional.

Advertisements

Jika Anda menginginkan penanaman sayuran Anda berhasil atau sukses dengan menggunakan model konvensional ini, maka kunci utamanya adalah pengolahan lahan yang baik. Pengolahan lahan yang baik merupakan salah satu kunci agar penanaman sayuran Anda dapat berhasil dan membuahkan hasil.

Bagaimana cara pengolahan lahan yang baik itu? Cara pengolahan yang baik adalah dengan cara membersihkan terlebih dahulu lahan sebelum dipakai untuk bertanam sayuran. Setelah itu, lakukan pencangkulan.

Pencangkulan ini bertujuan agar tanah menjadi gembur. Kemudian lakukan pemupukan pada lahan yang telah dicangkul. Buatlah bedengan sesuai dengan kebutuhan pada lahan yang telah diolah tersebut. Setelah itu barulah lahan siap untuk dipakai untuk menanam sayuran.

Setelah lahan telah disediakan, selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah mempersiapkan bibit atau benih sayuran yang ingin Anda tanam. Misalnya Anda ingin menanam sayuran sawi atau bayam, maka benih yang harus Anda sediakan adalah benih sawi atau benih bayam. Apabila benih tidak bisa Anda dapatkan disekitar lingkungan Anda, maka Anda bisa mendapatkannya di toko penyalur benih.

Setelah benih disediakan, selanjutnya lakukan persemaian benih. Nantinya persemaian ini akan digunakan sebagai media menanam sayuran. Setelah persemaian benih selesai dilakukan, selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah menyediakan pot. Pot yang baik adalah jenis pot plastik yang pada bagian dasarnya ada lubangnya.

Setelah persemaian benih yang telah dibuat sebelumnya sudah mencukupi umur dan sudah menjadi bibit, selanjutnya adalah pindahkan media persemaian tersebut ke dalam pot.

Baca Juga: Cara Sederhana Menanam Cabai Rawit

Rawatlah tanaman sayuran Anda dengan benar. Sebab, dengan perawatan yang benarlah tanaman sayuran Anda bisa tumbuh dan membuahkan hasil yang memuaskan.sekian Cara Menanam Sayuran Model Konvensional semoga membantu..salam..

Advertisements
Cara Menanam Sayuran Model Konvensional | Penulis | 4.5