Cara Menanam Sayuran Model Vertikultura

Cara Menanam Sayuran Model Vertikultura – Penanaman sayuran dapat dilakukan dengan dua model, yaitu model konvensional dan model vertikultura. Pada kesempatan kali ini kita hanya akan membahas mengenai penanaman model vertikultura.

Model penanaman vertikultura banyak digunakan oleh masyarakat perkotaan. Tidak adanya lahan untuk bercocok tanam membuat masyarakat kota kesulitan untuk melakukan kegiatan bercocok tanam. Padahal kegiatan bercocok tanam sangat bermanfaat. Namun kini ketidak tersedianya lahan yang luas untuk bercocok tanam tidak menjadi penghalang lagi.

Karena kini telah ada sistem vertikultura yang bisa digunakan untuk bercocok tanam di daerah perkotaan yang sempit. Selain dapat digunakan dilahan yang sempit, kelebihan dari sistem vertikultura lainnya adalah secara biaya bisa dikatakan murah.Cara Menanam Sayuran Model Vertikultura

Advertisements

Cara Menanam Sayuran Model Vertikultura

Lantas, apa sebenarnya sistem vertikultura ini? Sistem vertikultura merupakan sistem budidaya pertanian dengan cara bertingkat atau bersusun. Tidak hanya ketika melakukan penanaman pada tanaman sayur saja, sistem vertikultura juga bisa diterapkan pada tanaman lainnya.

Sebenarnya tidak ada perbedaan antara menanam sayuran dengan menggunakan teknik konvensional dan menanam sayuran dengan menggunakan teknik vertikultura. Keduanya sama-sama menuntut agar Anda dapat mengolah tanah atau lahan secar baik agar penanaman sayuran dapat dilaksanakan dengan baik.

Namun begitu, antara teknik konvensional dengan teknik vertikultura juga memiliki perbedaan. Perbedaan yang bisa dilihat secara mencolok adalah penggunaan lahannya yang berbeda. Apabila sistem atau teknik konvensional diharuskan menggunakan lahan yang luas, namun berbeda dengan teknik atau sistem vertikultura yang tidak diharuskan menggunakan lahan yang luas.

Advertisements

Bercocok tanam dengan menggunakan teknik vertikultura juga akan membuat halaman atau pekarangan rumah Anda menjadi lebih indah. Pasalnya dengan menggunakan sistem bertingkat mampu membuat tanaman apapun menjadi lebih indah. Sekalipun itu tanaman sayuran. Dengan menggunakan teknik vertikultura, maka tanaman sayuran Anda tidak terlihat seperti tanaman sayuran melainkan layaknya tanaman hias.

Ada beberapa kelebihan jika bercocok tanam dengan menggunakan teknik vertikultura ini. Kelebihannya adalah sebagai berikut.

Murah dan juga mudah

Menanam sayuran dengan menggunakan teknik vertikultura bisa dikatakan sangat menghemat biaya. Selain hemat biaya, memelihara sayuran Anda juga tidaklah sulit.

Contohnya saja pada saat pertama kali Anda melakukan penanaman. Anda tidak perlu mencangkul tanah agar tanah menjadi gembur. Mengapa begitu? Karena teknik vertikultura menggunakan sistem bertingkat. Jadi, tidak memerlukan mencangkul maupun membajak tanah supaya tanah menjadi gembur.

Untuk membuat tingkatannya pun tidak memerlukan bahan-bahan yang mahal. Cukup bahan-bahan yang ada disekitar kita. Contohnya saja seperti pembuatan rangka. Rangka dapat dibuat dengan menggunakan kayu.

Untuk model pembuatan rangkanya terserah dengan keinginan Anda sendiri. Yang terpenting rangka tersebut dapat menopang bagian atas dari rangka selanjutnya dan terdapat bagian yang digunakan untuk mengisi beberapa tanaman.

Untuk tempat hidup tanaman bisa menggunakan bahan-bahan yang ada disekitar Anda. Contohnya saja seperti botol-botol bekas.  Untuk membuat botol-botol ini lebih menarik maka Anda bisa mengecatnya.

Baca Juga: Keuntungan Menanam Sayur Dalam Pot Rumah

Begitu murah dan mudah bukan? Jika Anda berminat menerapkan teknik ini, silahkan mencobanya.Mungkin hanya ini saja yang bisa saya sampaikan mengenai Cara Menanam Sayuran Model Vertikultura semoga bisa membantu..salam..

Advertisements
Cara Menanam Sayuran Model Vertikultura | Penulis | 4.5