Hama Dan Penyakit Tanaman Anggrek

Hama Dan Penyakit Tanaman Anggrek – Hama merupakan suatu hal yang menjadi momok bagi para petani. Mungkin semua petani tanaman sangat takut jika tanamannya akan dimakan oleh hama. Lantas, apa sebenarnya hama itu? Hama adalah binatang pengganggu ynag sangat kecil dan akan merusak tanaman apapun yang disinggahinya.

Hama ini tidak mengenal tanaman mana yang akan disinggahinya. Semua tanaman akan disinggahinya tanpa terkecuali. Termasuk juga tanaman anggrek.  Hama dapat terbagi atas dua jenis, yaitu jenis keong dan jenis serangga.

Advertisements

Jenis keong dan serangga dibagi lagi menjadi beberapa jenis. Diantara jenis hama tersebut, yang paling banyak didapati di tanaman adalah jenis serangga.Hama Dan Penyakit Tanaman Anggrek

Hama Dan Penyakit Tanaman Anggrek

Serangga sendiri terbagi atas beberapa jenis lagi. Diantaranya adalah tungau, semut, kutu, dan ulat. Sebenarnya ada banyak sekali jenis serangga hama ini, namun yang paling sering ditemui adalah yang sudah disebutkan di atas. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jenis hama ini, mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Baca Juga: Cara Menanam Bibit Anggrek Terestrial Tanah

Tungau

Tungau memiliki nama lain yaitu mites. Tungau merupakan salah satu jenis hama serangga. Dan bisa dikatagorikan sebagai hama yang sangat berbahaya bagi anggrek.

Untuk anggrek yang sudah disinggahi oleh tungau, maka siap-siap saja akan mati. Memang resiko dari aggrek yang telah terkena tungau akan mati jika tidak segera ditangani atau dibiarkan begitu saja.

Advertisements

Bagi para penghobi tanaman anggrek, sebaiknya selalu kontrol anggrek Anda. Sebab, tungau dapat datang kapan saja.

Gejala yang ditimbulkan apabila anggrek sudah disinggahi oleh tungau adalah warna daun dari anggrek berubah menjadi kuning keperakan. Tanda inilah yang paling menonojol sekali jika tungau sudah menempel pada tanaman anggrek.

Untuk cara mengatasinya, berikan insektisida pada tanaman yang terdapat tungaunya.

Semut

Semut juga termasuk hama ynag berbahaya. Sebab, semut dapat merusak akar-akar tanaman anggrek. Selain akar, tunas muda pun ikut diserang oleh semut. Karena semut ini berukuran besar, jadi mudah untuk ditemukan.

Untuk cara mengatasi semut cukup dengan menggunakan insektisida. Gunakanlah insektisida secukupnya atau sesuai dengan dosisi yang telah dianjurkan.

Kutu

Kutu dapat ddibagi menjadi dua jenis, yaitu kutu perisai dan kutu daun. Untuk kutu perisai menyerang pada bagian batang dan daun dari anggrek.

Sedangkan kutu daun hanya menyerang daun dari anggrek saja. Ciri-ciri tanaman yang terkena kutu perisai maupun kutu daun adalah daun dari anggrek akan berwarna merah ataupun cokelat dan terlihat seperti bersisik.

Cara mengatasi kutu perisai maupun kutu daun yang sudah melewati batas, cukup dengan menggunakan insektisida sesuai dengan dosis yang telah dianjurkan.

Ulat

Bahasa latin dari ulat adalah chiliaria othona. Ulat ini juga termasuk hama yang sangat berbahaya. Ulat dapat menyerang daun, bunga, tunas, dan kuncup bunga. Untuk melihat anggrek terserang hama atau tidak cukup mudah.

Baca Juga: Cara Merawat Tanaman Anggrek Harian

Cukup dengan melihat bekas gigitan pada bagian yang telah terserang ulat. Untuk memberantas ulat cukup dengan menggunakan insektisida sesuai dengan dosis.demikian sedikit penjelasan Hama Dan Penyakit Tanaman Anggrek semoga berguna dan bisa bermanfaat..salam..

Advertisements
Hama Dan Penyakit Tanaman Anggrek | Penulis | 4.5