Pahami penggunaan Media Tanam Anggrek

Pahami penggunaan Media Tanam Anggrek – Memperbanyak tanaman anggrek dengan menggunakan teknik kultur jaringan haruslah menggunakan media yang sesuai. Media yang tidak sesuai bisa mengakibatkan kegagalan.

Media apa saja yang sesuai untuk perbanyakan tanaman anggrek dengan menggunakan teknik kultur jaringan? Media yang sesuai untuk perbanyakan tanaman anggrek dengan menggunakan teknik kultur jaringan adalah media padat dan cair.

Advertisements

Kedua media tersebut sangatlah cocok jika digunakan untuk perbanyakan tanaman anggrek dengan menggunakan teknik kultur jaringan. Namun, kedua media tersebut mempunyai kelebihan maupun kekurangan.Pahami penggunaan Media Tanam Anggrek

Pahami penggunaan Media Tanam Anggrek

Lantas, apa-apa saja kelebihan dan kekurangan dari media padat dan cair yang sering digunakan ketika memperbanyak tanaman anggrek dengan menggunakan teknik kultur jaringan? Untuk mengetahuinya lebih lanjut, simaklah uraian berikut ini.

Kelebihan media padat

Kelebihan media padat jika digunakan sebagai media pada teknik kultur jaringan adalah sebagai berikut.simak juga 3 Cara Pembibitan Anggrek Secara Moderen

  • Apabila terjadi kontaminasi dengan media padat, tidak pula terjadi kontaminasi pada eksplan. Berbeda halnya dengan media lain yang jika media tersebut terkontaminasi, maka eksplannya juga ikut terkontaminasi.
  • Media padat juga tidak memerlukan shaker.

Kelemahan media padat

Kelemahan media padat jika digunakan sebagai media pada teknik kultur jaringan adalah sebagai berikut.

Advertisements
  • Pertumbuhan eksplan menjadi terhambat akibat luka bekas potongan. Banyaknya penumpukan senyawa fenol pada bekas luka potongan membuat pertumbuhan eksplan menjadi terhambat.
  • Tidak semua jaringan berhubungan langsung dengan media dan menyebabkan penyerapan nutrisi yang menjadi terbatas.simak juga Teknik Kultur Jaringan Pada Tanaman Anggrek

Kelebihan media cair

Kelebihan media cair jika digunakan sebagai media pada teknik kultur jaringan adalah sebagai berikut.

  • Senyawa toksin yang dikeluarkan oleh ekspan akan mudah terurai. Mudahnya penguraian senyawa toksin oleh ekspan akan memperkecil konsentrasi senyawa toksin.
  • Penyerapan nutrisi lebih optimal. Hal ini disebabkan oleh perluasan kontak secara langsung antara permukaan eksplan dengan media cair.
  • Perbanyaka protocorm like bodies lebih mudah ddan lebih cepat terbentuk.
  • Kecepatan pengocokan sangatlah cepat sehingga gumpln akan lebih kecil lagi.

Kelemahan media cair

Kelemahan media cair jika digunakan sebagai media pada teknik kultur jaringan adalah sebagai berikut.

  • Ada beberapa jenis anggrek yang tidak tahan dikocok. Apabila anggrek yang tidak tahan dikocok tersebut tetap saja dikocok, yang terjadi adalah tanaman tersebut mudah luka dan rusak.
  • Ukuran potongan jaringan sangatlah kecil sehingga ketika jaringan tersebut dipindahkan akan seddikit lebih sulit.

Itulah beberapa kelebihan dan kelemahan media padat dan cair.

Dalam pembuatan media kultur jaringan, biasanya diberi tambahan air kelapa. Mengapa diberi tambahan air kelapa pada pembuatan media kultur jaringan tersebut? Tujuannya adalah untuk menorong pembelahan sel serta memperlancar proses diferensiasi. Di dalam air kelapa memiliki kandungan zat yang sangat berguna bagi pembuatan media kultur jaringan.

Kelapa yang cocok digunakan adalah kelapa yang masih sangat muda. Karena di dalam kelapa muda memiliki berbagai macam kandungan zat yang sangat berguna untuk membantu pembuatan media kultur jaringan.demikian dan baca juga Kualitas Bibit Anggrek Hasil kultur Jaringan

Advertisements
Pahami penggunaan Media Tanam Anggrek | Penulis | 4.5