Penyiraman Pada Jenis Tanaman Anggrek

Penyiraman Pada jenis Tanaman Anggrek – Tanaman anggrek merupakan tanaman yang membutuhkan  air untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Tanpa adanya air, tanaman anggrek  tidak bisa hidup dengan baik dan akan mengalami beberapa hal yang seharunya tidak terjadi apabila kebutuhan akan air terpenuhi.

Menyiram tanaman anggrek disarankan menggunakan air yang bersih. Namun, apakah air bekas cucian beras atau air bekas cucian daging dapat digunakan untuk menyiram tanaman anggrek? Jawabannya ya. Air bekas cucian beras maupun air bekas cucian daging bisa digunakan untuk menyiram tanaman anggrek.

Advertisements

Selain untuk menyiram, air bekas cucian beras juga bisa digunakan untuk memupuk tanaman anggrek juga. Mengapa air bekas cucian beras bisa digunakan untuk menyiram maupun memupuk tanaman anggrek? Hal tersebut dikarenakan di dalam air tersebut mengandung hidrat arang dan juga vitamin. Tahukah Anda bahwa hidrat arang dan vitamin sangat bermanfaat bagi tanaman anggrek?Penyiraman Pada Jenis Tanaman Anggrek

Penyiraman Pada jenis Tanaman Anggrek

Ya, hidrat arang dan vitamin sangat bermanfaat bagi tanaman anggrek. Dan manfaatnya tersebut adalah sebagai sumber energi untuk membentuk pembentukan sel-sel baru dan respirasi.

Air bekas cucian daging juga bisa digunakan untuk menyiram maupun memupuk tanaman anggrek. Di dalam air bekas cucian daging memiliki beberapa kandungan zat gizi yang bermanaat bagi pertumbuhan tanaman anggrek. Salah satunya adalah mengandung protein yang  sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman anggrek.Baca Juga Teknik Pemupukan Tanaman Bunga Anggrek

Advertisements

Perlu Anda ketahui bahwa protein mempunyai beberapa fungsi bagi pertumbuhan tanaman anggrek. Beberapa fungsi protein bagi pertumbuhan tanaman anggrek diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Mempercepat reaksi.
  • Bahan pembentuk benda hidup.
  • Bahan penting dari nukleoprotein seperti gen.
  • Dan katalisator.
  • Membawa sifat penurun ataupun ginetik.

Itulah beberapa fungsi protein bagi pertumbuhan tanaman anggrek.

Ketika menyiram tanaman anggrek dengan menggunakan air bekas cucian daging, sebaiknya sisa-sisa daging jangan sampai ada yang tertinggal. Mengapa harus begitu? Karena, sisa-sisa daging tersebut akan mengundang datangnya semut dan juga tikus.

Sedangkan semut dan tikus itu merupakan hewan pengganggu bagi tanaman anggrek. Jika dibiarkan menyiram tanaman dengan menggunakan air bekas cucian daging yang masih ada sisa-sisa dagingnya, maka tanaman anggrek akan diserang oleh semut dan juga tikus.

Bagaimana caranya supaya sisa-sisa daging tidak terbawa ketika disiram pada tanaman anggrek? Caranya adalah, ketika air bekas cucian daging ingin dipakai untuk menyiram  tanaman anggrek, maka saringnya terlebih dahulu dengan saringan khusus untuk daging. Setelah tersaring, barulah air bekas cucian daging bisa digunakan untuk menyiram tanaman anggrek.

Berapa kali tanaman anggrek bisa disiram? Penyiraman tanaman anggrek yang baik adalah dua kali dalam sehari. Penyiraman yang seperti itu sangat disarankan karena akan membuat tanaman anggrek menjadi tumbuh dengan subur.

Penyiraman sebaiknya menggunakan air yang tidak itu-itu saja. Misalnya saja Anda hari ini menggunakan air bekas cucian beras maka besoknya gunakanlah air bekas cucian daging atau air bersih untuk  menyiram tanaman anggrek.demikian semoga bisa membantu.Baca Juga Merangsang Tanaman Anggrek Agar Berbunga

Advertisements
Penyiraman Pada Jenis Tanaman Anggrek | Penulis | 4.5