Teknik Repotting Pada Anggrek Simpodial

Teknik Repotting Pada Anggrek Simpodial – Apa itu repotting? Repotting merupakan penggantian media baru. Media baru tersebut meliputi penggantian pot dan pemotongan setek atau pemisahan rumpun. Setiap jenis anggrek perlu dilakukan repotting. Apapun jenis anggrek tersebut jika media lama sudah tidak layak dipakai lagi, maka segera lakukan repotting.

Seperti yang telah kita ketahui, anggrek terbagi atas dua jenis, yaitu anggrek simpodial dan anggrek monopodial. Anggrek simpodial merupakan anggrek yang tidak memiliki batang utama dan tumbuhnya cenderung kesamping. Sedangkan anggrek monopodial merupakan anggrek yang memiliki batang utama dan tumbuhnya cenderung keatas.Teknik Repotting Pada Anggrek Simpodial

Advertisements

Pada kesempatan kali ini kita hanya akan membahas mengenai cara merepotting tanaman anggrek simpodial. Pada saat kapan anggrek simpodial dapat dilakukan repotting? Anggrek simpodial dapat direpotting pada saat akarnya sudah terlalu cenderung kesamping dan membuat pot menjadi pecah karena akar tidak mampu menahan perkembangannya.

Teknik Repotting Pada Anggrek Simpodial

Seperti yang telah disebutkan di atas, anggrek simpodial merupakan anggrek yang tidak mempunyai batang utama dan tumbuhnya cenderung kesamping. Jadi, jika tanaman anggrek simpodial sudah menunjukkan tumbuh cenderung kesamping dan dapat merusak pot, maka segera lakukan repotting. Untuk contoh anggrek simpodial adalah jenis anggrek Dendrobium, Oncidium, dan Cattleya.Baca juga Waktu Tepat Penyiraman Tanaman Anggrek 

Advertisements

Di dalam satu pot yang berdiameter 17 cm biasanya akan ditumbuhi kurang lebih 9 batang semu yang sudah dewasa. Apabila batang semu tersebut sudah terlalu berdempetan dan penuh maka segera lakukan repotting. Bagaimana cara melakukan repotting? Cara melakukan repotting pada tanaman anggrek simpodial adalah sebagai berikut.

  • Lepaskan tanaman anggrek yang ingin direpotting dengan potnya.
  • Pisahkan batang semu dengan induknya. Masing-masing tiga batang semu.
  • Di bawah ketiga batang semu tersebut harus ada media yang menghubungkan antar batang semu tersebut.
  • Akar yang sudah tua maupun akar yang sudah tidak aktif lagi sebaiknya dibuang.
  • Sediakan pot dengan diameter 16-27 cm.
  • Sediakan pula medai tumbuh seperti pakis, serat sabut kelapa, arang, sabut kelapa, dan sejenisnya.
  • Sediakan juga patahan batu bata.
  • Masukkan patahan batu bata ke dalam pot bagian dasar.
  • Setelah itu masukkan pula media tumbuh pada bagian kedua dari pot.
  • Barulah batang semu bisa ditanam.
  • Batang semu yang paling tua sebaiknya ditanam dipinggir bibir pot.

Itulah cara merepotting tanaman anggrek simpodial.

Pada tahap merepotting tanaman anggrek di atas dijelaskan bahwa batang semu yang paling tua sebaiknya ditanam dipinggir bibir pot. Mengapa batang semu harus ditanam dipinggir pot? Sebab dapat membuat tanaman anggrek nantinya tumbuh dengan seimbang.

Jika batang semu ditanam di tengah-tengah pot, maka nantinya pertumbuhan tidak akan seimbang. Mengingat jenis tanaman anggrek simpodial tumbuh kesamping.

Bagaimana dengan pemeliharaan tanaman anggrek simpodial yang telah direpotting? Caranya adalah dengan penyiraman yang bisa dilakukan empat hari setelah penanaman berlangsung. Dan pemupukan dapat dilakukan kurang lebih tujuh hari setelah penanaman berlangsung.Sekian artikel tentang teknik repotting anggrek simpodial semoga bisa berguna.baca juga Penyiraman Pada Jenis Tanaman Anggrek

Advertisements
Teknik Repotting Pada Anggrek Simpodial | Penulis | 4.5